Friday, August 14, 2015

TIP MERAWAT KOMPUTER DAN LAPTOP

komputer atau laptop harus dirawat dengan baik dan benar selain harganya yang sangat tinggi data yang tersimpan didalamnya sangat penting dan sangat bermanfaat bagi kita. Agar komputer atau laptop yang kita miliki dalam kondisi optimal kita harus merawat sebaik-baiknya benda yang sangat berharga yang kita miliki itu dengan baik terutama perawatan hadware dan sofware pada laptop atau pc kita.

Perawatan Personal Komputer atau PC
1. Teganggan listrik Naik Turun atau Mati Tiba-tiba
Hal seperti ini berakibat jelek bagi Pc atau laptop kita, terutama yang sudah lama. Kerusakan yang akan dialami diantara pada bagian power supply, hardisk dan motherboard. Hardisk merupakan komponen yang berdampak secar langsung, karena hardisk membutuhkan power supply yang stabil pada saat bekerja. Matinya listrik secara tiba-tiba dapat menyebabkan kejutan sehingga head pada hardisk dapat mengores piringan tempat menyimpan data hardisk. Penyebabnya adalah bad sector yang timbul. Lebih parah lagi, bad sector secara fisik dapat menghilangkan seluruh data dan sulit untuk direcovery. Bad sector pada non-fisik dapat menyebabkan kinerjanya komputer atau laptop menjadi lambat. Untuk mengatasi hal tersebut, gunakan stabiliser dengan type motorik agar tegangan listrik rumah stabil. Jika memungkinkan alangkah baiknya mengunakan UPS yang mengunakan stabilizer juga sebagai pengaman jika terjadi pemadaman listrik secara tiba-tiba.
2. Gunakan Penstabil Tegangan (Stavolt)
Tidak senmua jenis UPS itu memiliki stavolt, lebih baik Anda juga menyediakan stavolt tambahan sebagai stabilizer, agar laptop atua komputer bekerja secara optimal pada saat tegangan listrik naik turun.
3. Bersihkan Komputer Secara Berkala dari Debu dan Kotoran
Debu dan kotoran dapat menempel pada perangkat yang ada didalam CPU, meskipun CPU itu ditutup rapat. Banyaknya debu sangat bergantung pada tempat kita menaruh maupun mengunakan komputer. Apabila komputer mengunkan banyak cooling fan, hal ini dapat menyebabkan lebih banyak debu yang masuk kedalam CPU, debu bisa menjadi penghantar panas, jika komponen yang ada didalam komputer terkena debu, lama kelamaan akan menyebabkan kerusakan fatal, seperti komputer sering hang. Untuk mengatasi masalah ini kita gunakan penyemprot atau penyedot debu, dan kuas cat untuk membersihkan kotoran yang menempel pada komponen-komponen komputer.
4. Medan Magnet
 Medan magnet dapat menggangu performa komputer atau laptop, sebaiknya jauhkan komputer dari medan magnet tersebut, terutama monitor CRT, Hardisk, dan berbagai perangkat lainya jangan meletakkan casing di atas speaker atau sound system dan jangan letakkan magnet secara langsung dekat dengan komponen tersebut.
5. Air Minum
Berhati-hatilah dengan air minum yang ada didekat atau sekitar CPU. Apabila air tersebut tumpah mengenai komputer atau laptop, berisiko dapat merusak komponen-komponen yang berada didalamnya.
6. Elektrik Statis
Kadang kita merasakan kesetrum atau tersengat listrik pada saat memegang CPU, terutama kita menyentuh casing saat kita tidak memakai alas kaki, oleh karena itu gunakan alas kaki jika kita akan mengunakan komputer. Selain itu untuk mengantisipasi listrik statis, pastikan sistem grounding dirumah atau kantor dalam kondisi baik. Jika perlu tambahkan grounding pada CPU, yaitu dengan mengikatkan atau menempel casing CPU dengan kabel tunggal. Lalu ujung kabel yang lain ditarik di tanamkan tanah dengan sebatang besi. Semakin dalam semakin bagus. Dengan cara seperti ini setrum yang ada pada casing bisa hilang.

Merawat Laptop
merawat laptop sedikit berbeda bila dibandingkan denagn merawat PC, karena laptop lebih sensitif dibandingkan dengan komputer (PC) oleh karena itu kita harus memberikan perlakuan kusus pada barang ini. Berikut yang dapat kita lakukan untuk mengunakan dan merawat laptop, agar supaya bekerja dengan optimal.
1. Permukaan Datar
letakkan pada tempat yang rata atau datar apabila kita sedang mengunakan laptop, hal ini supaya sirkulasi udara pendingin laptop berjalan dengan sempurna. Pembuangan udara panas biasanya terletak dibagian bawah laptop.apabila lubang ini tertutup, panas yang dihasilkan selama laptop bekerja tidak keluar, sehingga komponen yang ada didalamnya juga panas. hal ini bisa berakibat laptop menjadi tidak lama bertahan hidup akan mengalami kerusakan baik ringan maupun berat.. Biasakan untuk tidak mengunakan laptop diatas tempat tidur, dan gunakan fan atau kipas tambahan agar suhu laptop lebih dingin dan stabil.
2. Pegang Laptop Dengan Benar
Jangan memegang maupun mengangkat laptop pada bagian LCD, hal ini dapat menyebabkan pecahnya cairan liquid LCD dan layar rusak.
3. Menguras Isi Baterai
Apa bila daya tahan baterai  mulai lemah, kuraslah isi baterainya. Yaitu dengan cara, megunakan laptop hingga benar-benar mati (stanby), biarkan proses stanby hingga baterai tidak memiliki daya listrik atau kosong. Lalu, charge baterai hingga penuh. Pastikan listrik tidak padam pada saat proses charging berlangsung. Langkah seperti ini bertujuan supaya ion-ion yang ada pada baterai bekerja pada posisi low dan full. sebaiknya lakukan hal seperti ini satu bulan sekali.
4. Gunakan UPS
Apa bila mengunakan laptop dalam waktu yang cukup lama dirumah, alangkah baiknya copot baterai dan gunakan UPS supaya baterai berumur panjang. Hal seperti ini sangat penting dilakukan karena tingginya harga bateri laptop, biasakan melakukan charge baterai hingga 75% jangan sampai penuh.
5. Charge Awal Laptop Baru
Apabila Anda membeli laptop baru harus di charge awal yang cukup lama, biasanya sekitar 6 hingga 8 jam. Pastikan hal tersebut kita lakukan agar daya tahan baterai maksimal.
6. Jauhkan Laptop Dari Minuman
Jangan meletakkan minuman didekat atau sebelah laptop. Apabila air tumpah dan membasahi laptop, hal ini dapat berakibat fatal dan bahkan laptop bisa mati total. Air yang tumpah dan membasahi keyboard menyebabkan korsleting sehingga kita harus menganti keyboard dengan yang baru.
7. Matikan Laptop Saat Miamasukkan ke Dalam Tas Pelindung
Apa bila memasukakan laptop kedalam tas pastikan laptop dalam keadaan benar-benar mati. Karena saat kita menutupnya laptop akan berada dalam posisi stanby atau tidak benar-benar mati. Hal seperti ini menyebabkan laptop menjadi panas.
8. Memangku Laptop 
Jangan mengunakan laptop dengan memangkunya, hal seperti  ini membuat kita terkena radiasi elektomagnetik dari laptop. Selain itu juga panas karena lubang pembuangan panas tertutup oleh badan kita.